Saturday, August 8, 2020
Home Digital Marketing Apa itu SEO? (Definisi Lengkap dan Akurat Saat Ini)

Apa itu SEO? (Definisi Lengkap dan Akurat Saat Ini)

(Belajar Optimasi Mesin Pencari Tingkat Dasar Sampai Gahar!)

Apa itu SEO seri.

Seri Belajar Internet Marketing Tingkat Pemula, Menengah, sampai Lanjut! (Usia Anda atau Web Anda?)

Supaya lebih relaks dan segar, yuk kita tonton bersama video motivasi internet marketing berikut ini.

Nah, jika Anda memperhatikan, yang bernama Joey menggunakan internet marketing untuk memasarkan produknya secara online. Dan salah satu elemen internet marketing yang digunakan adalah Search Engine Optimization (SEO) atau Optimasi Mesin Pencari (OMP). Di artikel ini kita akan bahas tuntas secara gamblang apa itu SEO / OMP dan pernak-perniknya. Selamat menikmati!

Artikel terkait: Kursus SEO Murah di Bekasi, Jakarta, dan Online




1. Pengenalan Apa itu SEO?

1.1 Jadi, Apa Definisi itu SEO?

Apa itu search engine optimization?

Definisi versi Wikipedia (terjemahan dari bahasa Inggris)

Optimisasi Mesin Pencari (OMP) atau Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah proses untuk mempengaruhi tingkat keterlihatan (visibilitas) sebuah situs web atau sebuah halaman web di hasil pencarian alami (sering disebut juga dengan pencarian tak-berbayar, pencarian non-iklan, atau pencarian organik) dari sebuah mesin pencari.”

Istilah dengan kata-kata kita sendiri, Optimisasi Mesin Pencari atau Search Engine Optimization adalah:

melakukan proses berupa aktifitas tertentu terhadap situs web atau halaman web Anda agar ketika para pengguna internet mencari sesuatu yang berhubungan dengan isi dari situs web atau halaman web kita itu, situs web atau halaman Anda tersebut ditampilkan di halaman 1 daftar hasil pencarian alami/tak-berbayar/non-iklan/organik”.

Ilustrasi Mengenai SEO

Ilustrasi 1.

Misalnya saya memiliki sebuah situs web yang bernama Raya Studio (yang merupakan bagian dari Wahyu Studio Group). Di situs tersebut ada paket-paket jasa optimasi mesin pencari profesional bergaransi yang ditawarkan. Maka dengan melakukan optimisasi mesin pencari yang baik dan benar, ketika ada yang mencari di internet (mesin pencari), saya akan berusaha  (dengan bantuan mesin pencari web misalnya di Google), agar situs web itu akan berada di halaman pertama daftar hasil pencarian mesin pencari. Semakin baik peringkat di halaman pertama itu, semakin baik.

Berikut inilah tampilan layar ketika pengguna internet mengetikkan kata kunci terkait di mesin pencari Google.

Apa itu pengertian dan manfaat SEO.

Dan berikut ini tampilan layar (hasil halaman hasil pencarian mesin pencari atau Search Engine Result Page/SERP) ketika pengguna internet mengetikkan pencarian lainnya di mesin pencari Google.

Definisi SEO lengkap.

Begitulah ilustrasi aktifitas optimasi mesin pencari yang tepat sasaran. Situs Anda akan mudah ditemukan oleh calon konsumen produk-produk, jasa-jasa, informasi perusahaan Anda, organisasi Anda, atau apapun yang akan Anda tawarkan kepada para audience / pengguna internet yang membutuhkannya (target pasar Anda).

Ilustrasi 3.

Catatan:

  1. jasa internet marketing dan kursus seo yang diketikkan oleh pengguna internet di mesin pencari sebagaimana ilustrasi di atas disebut dengan “kata kunci” atau “keyword (disingkat KW)“.
  2. Ingat istilah penting bersinonim berikut ini:
    • Hasil pencarian SEO = hasil pencarian alami = hasil pencarian tak-berbayar = hasil pencarian non-iklan = hasil pencarian organik
    • Hasil pencarian non-SEO (nonSEO) = hasil pencarian tidak alami = hasil pencarian berbayar = hasil pencarian iklan = hasil pencarian non-organik
  3. Jadi Search Engine Optimization selalu alami/organik, tak berbayar, non-iklan.
  4. Dan non-Search Engine Optimization selalu… (mohon Anda coba jawab)

1.1.1 Hasil Pencarian SEO VS Hasil Pencarian NonSEO

Jika kembali mengacu pada gambar hasil pencarian di mesin pencari sebelumnya, berikut ini gambaran bagaimana cara membedakan hasil pencarian tersebut.

651x606-hasil-pencarian-serp-google-non-seo

Dari gambar di atas terlihat bahwa hasil pencarian nonSEO ditandai dengan tulisan Iklan (atau Ads dalam hasil pencarian berbahasa Inggris). Di mesin pencari lain misalnya Yahoo, hasil pencarian nonSEO akan ada tulisan Iklan.

Berikut ini tanda-tanda iklan di hasil pencarian Google (warna bisa hijau seperti ilustrasi di atas, atau kuning seperti gambar berikut ini):
Tanda nonSEO Google iklan.

Tanda nonSEO Google ads.

Dan ini tanda iklan di hasil pencarian Yahoo:

Tanda nonSEO Yahoo iklan.

1.1.2 Tabel Kelebihan dan Kekurangan Dua Macam Hasil Pencarian

Berikut ini table kelebihan situs/halaman web hasil optimasi mesin pencari dan bukan.

Tabel kelebihan.

Dan ini masing-masing kekurangannya:

Tabel kekurangan.

Dari tabel kelebihan dan kekurangan di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa hasil pencarian SEO adalah hasil pencarian utama dan hasil pencarian nonSEO adalah hasil pencarian tambahan atau sementara. Karena adanya hasil pencarian utama ini, maka Google mendapatkan tambahan income yang sangat banyak. Itu kalau dari sisi bisnis.

Namun bukan berarti salah satu hasil tersebut tidak memiliki nilai sama sekali. Jika Anda bisa mengoptimisasi keduanya dengan sangat baik, maka hal tersebut akan lebih baik dibandingkan hanya menggunakan salah satunya saja. Karena masing-masing saling melengkapi.

Catatan: Hasil pencarian nonSEO (iklan) biasanya dipakai oleh situs web baru agar bisa cepat memasarkan produk atau jasanya untuk mendapatkan keuntungan, sambil terus mengoptimisasi situs web tersebut secara organik (search engine optimization).

1.1.2.1 Mengapa SEO disebut alami atau organik?

Karena optimasi mesin pencari adalah proses yang tumbuh dan berkembang. Dimulai dari sebuah situs web yang baru Anda daftarkan domain dan hostingnya. Situs yang tidak populer, tidak memiliki posisi apapun di hasil pencarian internet. Tapi jika situs web tersebut dioptimisasi dengan baik, maka situs web itu akan berkembang semakin besar, populer, memiliki posisi bagus di hasil pencarian, dan memenuhi objektif pemilik situs.

Berbeda dengan nonSEO atau non-organik yang sifatnya instan. Ada uang Google sayang, tidak ada uang iklanku hilang.  (Namun tetap harus diingat bahwa kedua hasil pencarian memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda bisa memilih salah satunya, atau bahkan keduanya, sesuai kebutuhan Anda.)

Jika Anda suka memelihara hewan misalnya kucing, maka Anda paham arti alami atau organik. Begitu juga para ibu-ibu yang suka belanja ayam di pasar. Ada ayam kampung yang organik, ada juga ayam potong biasa yang non-organik.

Bagaimana dengan ayam kalkun (turkey), seperti gambar di bawah ini? 🙂

SEO adalah organik.

1.1.3 Salah Kaprah “SEO Non-Organik”

Setelah memahami pengertian search engine optimization, maka Anda mengetahui bahwa tidak ada yang namanya “SEO non-organik” karena SEO itu sendiri adalah proses alami/organik maka hasil proses mengoptimasikan sebuah situs web adalah berupa hasil pencarian organik. Hasil pencarian non-organik yang muncul di bagian atas atau samping kanan halaman pertama Google adalah karena optimisasi nonSEO (iklan berbayar), bukan optimisasi mesin pencari.

Jika SEO selalu organik (SEO = organik), maka non-organik pastilah nonSEO (non-organik = nonSEO)

Sehingga tidak ada “SEO non-organik”.

1.1.4 Arti Lain dari “SEO”

Selain berarti Search Engine Optimization, SEO juga bisa diartikan Search Engine Optimizer, yakni orang yang melakukan optimisasi mesin pencari. Jadi artinya di sini adalah sebuah profesi. Jika Anda adalah seorang praktisi optimasi mesin pencari, maka jika seorang dari luar negeri menanyakan profesi Anda “What are you?”, Anda bisa menjawab: “I am an SEO.” (search engine optimizer a.k.a. profesi seseorang yang melakukan optimisasi mesin pencari).

Selain digunakan sebagai profesi, istilah ini juga bisa digunakan untuk menerangkan jabatan atau kata benda lainnya, yang berarti “terkait dengan SEO”. Misalnya “We are SEO consultants.”, “I am the SEO Manager.”, atau “It is a SEO book.”

Jadi kalau Anda akan berkarir di bidang optimasi mesin pencari, baik secara personal ataupun profesional, di lingkup nasional maupun internasional, atau ingin punya perusahaan optimasi mesin pencari sendiri, maka Anda sudah tidak terlalu gaptek kalau berkomunikasi tentang istilah SEO dengan orang luar negeri. Peace 🙂

Pilihan karir.

Catatan: contoh-contoh di atas adalah contoh dalam bahasa Inggris. Silahkan disesuaikan untuk bahasa Indonesianya.

1.1.5 Ringkasan Definisi-definisi Search Engine Optimization

Berikut ini ringkasan kata-kata sakti yang akan Anda temui selama berkecimpung di dunia per-SEO-an:

  1. SEO adalah search engine optimization atau search engine optimizer.
  2. Kata kunci (atau keyword atau KW) adalah satu kata yang diketikkan oleh pengguna internet di mesin pencari.
    • Frasa kunci (atau key phrase) adalah frase (beberapa kata) yang diketikkan oleh pengguna internet di mesin pencari. Walau berbeda arti, frase kunci sering disebut sebagai kata kunci.
  3. SERP adalah search engine result page yaitu halaman hasil pencarian mesin pencari.

Berikut ini gambar visual dari definisi-definisi tersebut:

661x601-kata-kunci-kw-dan-halaman-hasil-mesin-pencari-serp

Dengan memahami apa itu SEO, istilah dan terminologi, dan definisi-definisinya di atas, maka Anda bisa membuat definisi bebas, namun tetap mengingat dan memahami definisinya secara umum misalnya dari Wikipedia berbahasa Inggris.

Salah satu definisi apa OMP itu secara bebas misalnya: “semua usaha yang diperlukan agar sebuah situs web atau sebuah halaman web dapat muncul di SERP untuk setiap keyword yang ditargetkan”.

Selamat mencoba! 🙂

1.2 Apa Tujuan SEO?

Jika Anda sudah melakukan optimisasi mesin pencari terhadap situs Anda seperti ilustrasi  di atas, maka tentunya akan lebih banyak klik (atau kunjungan) dari para pengguna internet ke situs Anda tersebut, dibandingkan jika situs Anda tidak muncul di halaman 1 hasil pencarian mesin pencari. Frekuensi atau intensitas klik atau trafik kunjungan (atau trafik saja) para pengguna internet terhadap hasil pencarian dari mesin pencari (misalnya Google), dapat dianalisa dengan peta panas klik (click heatmap atau bisa disebut dengan heatmap saja), seperti gambar berikut ini (disebut Google heatmap atau Google SERP heatmap).

Perhatikan bahwa mayoritas klik pengguna akan banyak berada di separuh halaman pertama atas (upper fold), yaitu bagian halaman yang langsung terlihat oleh pengguna tanpa harus menggulung (scroll) atau klik untuk melihat separuh halaman bagian bawah.

Google SERP click heatmap.

Perhatikan legend warnanya. Misalnya untuk warna merah adalah 100%, yang berarti setiap kali halaman hasil pencarian ditampilkan oleh mesin pencari (misalnya Google), maka area berwarna merah itu selalu mendapat klik dari pengunjung. Sehingga artinya area berwarna merah lebih akan banyak mendapat pengunjung internet dari area warna lainnya (orange, kuning, hijau, biru muda, dan seterusnya).

Legenda peta panas heat map SERP Google.

Setelah Anda memahami definisi OMP dari Wikipedia bahasa Inggris di ilustrasi-ilustrasi di atas dan gambar click heatmap, jika kita lengkapi pengetahuan kita di Wikipedia berbahasa Indonesia, maka Anda akan bisa langsung memahami tujuan dan manfaatnya. Berikut ini definisinya dari Wikipedia berbahasa Indonesia.

Optimisasi mesin pencari (bahasa Inggris: Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.”

Dari definisi / pengertian optimasi mesin pencari di Wikipedia bahasa Inggris dan Wikipedia bahasa Indonesia, maka bisa kita simpulkan bahwa tujuan OMP dibagi menjadi dua, yaitu Tujuan Dasar SEO dan Tujuan Utama SEO.

1.2.1 Tujuan Dasar SEO

Tujuan Dasar Optimasi Mesin Pencari terkait dengan posisi atau peringkat/ranking yaitu meningkatkan posisi/ranking/peringkat situs web atau halaman web Anda di halaman hasil pencarian mesin pencari (SERP). Mohon diingat bahwa tujuan dasar ini diturunkan dari definisi di Wikipedia bahasa Inggris.

Pencapaian ranking terbaik diupayakan dengan jalan membuat isi situs web dan halaman-halaman web yang relevan, unik, dan berkualitas serta dengan meningkatkan popularitas situs dan halaman-halaman web Anda dengan cara mendapatkan rekomendasi berupa tautan (link) yang berkualitas juga dari situs-situs web luar yang relavan, unik namun dalam bidang yang sama (relevan) dengan situs web Anda, berasal dari halaman yang kontekstual, dan berkualitas.

Tujuan dasar SEO peringkat SERP ranking.

1.2.2 Tujuan Utama SEO

Sedangkan tujuan OMP yang utama, yang kita bisa lihat dan tangkap dari pengertian dan definisi jelas di Wikipedia bahasa Indonesia, adalah terkait dengan trafik, yaitu berfokus untuk meningkatkan trafik. Dan ini adalah efek netto atau tujuan yang akan tercapai manakala tujuan dasar sebelumnya (meningkatkan ranking) sudah tercapai.

Tujuan OMP yang utama adalah berikut ini:

  1. Meningkatkan Volume Trafik Kunjungan Pengguna Internet
    • Supaya sebanyak-banyaknya pengunjung mendatangi situs kita dengan menjadi yang paling banyak diklik (berada di area berwarna merah pada click heatmap yaitu di bagian separuh halaman di atas/upper fold, lebih baik lagi menjadi nomor 1 – 3 di SERP). Seperti Google tekankan bahwa halaman website yang memiliki konten yang lebih baik dan cara kerja teknik optimasi yang akurat, akan mendapatkan rangking yang tinggi.
  2. Meningkatkan Kualitas Trafik Kunjungan Calon Konsumen Produk atau Jasa Anda
    • Sebanyak mungkin pengunjung tersebut adalah pengunjung yang ditargetkan sesuai kata kunci yang akan Anda pilih, sehingga lalu-lintas / trafik pengunjung / kunjungan yang datang memang membutuhkan dan sedang mencari apa-apa yang Anda tawarkan di situs Anda. Hal ini menciptakan trafik kunjungan yang berkualitas ke situs Anda).
  3. Mempertahankan Kedua Jenis Trafik di Atas Secara Berkesinambungan

Sebagaimana Anda dipahami, dengan riset kata kunci yang benar dan proses optimasi yang baik, peringkat pencarian yang bagus tercapai, maka ketiga tujuan utama optimasi di atas akan mudah segera dicapai.

Tujuan utama SEO meningkatkan mempertahankan trafik berkualitas.

Jika tujuan optimasi Anda tercapai, dari tujuan dasar dan tujuan utama ini, maka dapat dipastikan akan banyak trafik tertarget menuju situs web atau halaman web yang Anda optimisasi untuk mesin pencari. Semakin banyak trafik tertarget, maka potensi tercapainya objektif atau tujuan akhir dari situs Anda akan semakin tinggi.

1.3 Apa Manfaat OMP?

Nah, setelah Anda mengetahui kelebihan-kelebihan optimasi mesin pencari dari tabel sebelumnya di artikel ini, 1 tujuan dasar SEO, dan 3 tujuan utama SEO, maka manfaat SEO adalah faktor-faktor positif yang terjadi setelah tercapainya tujuan-tujuan SEO tersebut: yaitu konversi mikro dan akhirnya konversi makro.

Konversi adalah penerimaan, persetujuan, dukungan, atau apapun perubahan positif para pengunjung internet terhadap semua elemen-elemen di situs web Anda, yang pada akhirnya mereka menjadi bagian dari anggota komunitas, partisipan, atau konsumen Anda.

Inilah Manfaat SEO

  1. Konversi Umum
    • Meningkatnya popularitas dan otoritas situs web Anda sehingga mudah dijangkau oleh calon audience, pengguna informasi, atau konsumen produk/jasa yang Anda targetkan.
    • Meningkatnya otoritas, brand, dan kepercayaan konsumen atau komunitas terhadap perusahaan, professional, atau personal Anda, sehingga situs Anda menjadi acuan atau referensi di bidangnya (dengan syarat situs Anda memiliki isi yang unik, bagus, dan berotoritas / authorized contents).
  2. Konversi Utama
    • Akibat konversi umum di atas, maka terjadilah konversi mikro seperti kembalinya pengunjung ke situs Anda, waktu kunjungan yang relatif lebih lama, dan interaksi lainnya yang menyatakan penilaian positif pengunjung situs kepada situs web Anda.
    • Akibat konversi mikro di atas, maka tingkat pencapaian objektif utama situs web Anda juga akan meningkat. Inilah yang disebut dengan konversi makro: misalnya meningkatnya transaksi penjualan jika situs Anda berkategori situs komersial misalnya toko online atau agen perjalanan wisata, meningkatnya jumlah pengunjung harian jika situs Anda adalah situs berita, meningkatnya jumlah pelanggan artikel terbaru jika situs Anda adalah situs produk informasi terkait industri atau bidang tertentu, dan seterusnya.

Konversi dari trafik pengunjung bisa diupayakan dengan formula konversi (conversion formula) diantaranya dengan menyediakan komponen-komponen tertentu di situs web Anda seperti form pendaftaran online, kalimat-kalimat yang mengajak untuk melakukan suatu aksi (call-to-action atau CTA) atau tombol-tombol seperti “Beli Sekarang” atau “Daftar Sekarang” yang terkait pemenuhan objektif situs Anda, dan sejenisnya. Bidang ilmu khusus yang mempelajari bagaimana meningkatkan tingkat konversi adalah conversion rate optimization (CRO).

Saluran atau corong konversi conversion funnel.

1.4 Dan Akhirnya, Apa Keuntungan dari Search Engine Optimization?

Setelah manfaat optimasi mesin pencari didapatkan, maka giliran tibalah keuntungan yang didambakan tiba. Sebagaimana di atas, jika situs Anda berkategori komersil seperti toko online, maka keuntungan materil berupa profit atau revenue akan didapat. Jika situs Anda terkait dengan yayasan dan kegiatan sosial atau pendidikan gratis bagi mereka yang tidak mampu atau jauh dipelosok daerah tanpa sekolah fisik, maka keuntungan moril menjadi pencapaian keuntungan optimasi mesin pencari ini.

Jadi keuntungan yang bisa didapat dari optimasi mesin pencari adalah keuntungan moril dan/atau keuntungan materil, sesuai objektif utama dari situs web Anda.

Tabel grafik keuntungan (SEO benefit).

Catatan penting: Karena keuntungan optimasi mesin pencari adalah hasil akhir per satuan waktu yang dicapai, maka bisa dirumuskan ukuran pencapaian optimasi Anda dalam satuan Keseluruhan Biaya Optimasi dibagi Total Keuntungan Optimasi (atau Total Cost SEO/Total Benefit SEO). Jika hasilnya kurang dari 1, maka artinya pencapaian hasil optimasi Anda belum optimal a.k.a. Optimisasi SEO Belum Optimal.

Menghitung rasio cost vs benefit SEO.

1.5 Tujuan Dasar, Tujuan Utama, Manfaat, dan Keuntungan

Setelah memahami pengertian optimasi mesin pencari, tujuan dasarnya, tujuan utamanya, manfaat, dan keuntungannya, berikut ringkasan dalam gambar yang memvisualisasikan keterhubungan proses pencapaiannya.

Tujuan manfaat dan keuntungan SEO.

Misalnya situs Anda adalah sebuah situs komersial yang menawarkan produk dan jasa tertentu. Maka jika semua proses pencapaian tujuan, manfaat, dan keuntungan optimasi mesin pencari ini telah Anda lalui dengan sukses, maka kemungkinan terjadinya transaksi penjualan melalui situs Anda akan semakin tinggi. Jika banyak konsumen puas dengan produk atau layanan Anda, maka bisa dipastikan mereka akan selalu berkunjung kembali ke situs Anda dan menjadi advokat marketing yang ampuh bagi produk atau jasa Anda (via Word of Mouth Marketing/WOMM). Selamat!

1.6 Jenis Penargetan SEO

Secara umum jenis penargetan SEO adalah jenis penargetan web, seperti pada ilustrasi dan contoh di atas. Namun, Google menyediakan beberapa jenis hasil pencarian seperti pencarian gambar (image search), pencarian lokal (local search), pencarian video (video search), pencarian akademik (academic search), dan pencarian berita (news search).

663x601-jenis-hasil-pencarian-google-penargetan-seo

 

Selain jenis pencarian Web, jenis pencarian local (local search) juga sangat penting untuk dipahami karena Google memberikan bobot lebih pada hasil pencarian sesuai posisi geografi pengguna internet pada saat melakukan pencarian. Dan karenanya jangan heran jika hasil pencarian bisa berubah-ubah, sesuai lokasi dari si pencari.

Mengasyikkan bukan? Nah, setelah Anda memahami tentang apa optimasi mesin pencari itu, langkah selanjutnya adalah memahami proses-proses unik search engine optimization yang harus Anda kuasai untuk mencapai semua tujuan, manfaat, dan keuntungan dari SEO secara optimal.

2. Riset Kata Kunci

Kata kunci SEO keyword people talk thought idea opinion.

Sebagaimana namanya, “kata KUNCI“ memainkan peranan utama dalam dunia per-SEO-an. Apa pasal?

Kalau saya tanya Anda apa yang dilakukan oleh pengguna internet untuk mencari sesuatu di internet, maka kemungkinan besar Anda akan menjawab “kata, frase, atau kalimat yang diketikkan di kotak mesin pencari”, misalnya Google. Seperti gambar berikut ini:

 

661x601-kata-kunci-keyword

Maka dari hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kata, frase, atau kalimat tersebut adalah representasi dari pikiran, ide, pertanyaan, atau rasa ingin tahu dari pengguna mesin pencari tersebut, lalu diketikkan di kotak pencarian di atas.

Kata kunci keyword SEO pikiran ide pertanyaan.

Sungguh menakjubkan!

Tapi memang sudah sewajarnya karena selain kata sebagai representasi pikiran, ide, atau rasa ingin tahu, selain bisa diucapkan, juga bisa dituliskan. Sehingga disebutlah kata yang menjadi representasi pikiran/ide/pertanyaan/rasa ingin tahu tersebut sebagai kata KUNCI.

Maksud riset kata kunci ini adalah agar Anda mengetahui kata, frase, atau kalimat apa yang paling sering digunakan di mesin pencari terkait dengan produk, jasa, atau informasi yang Anda tawarkan di situs web Anda. Jika misalnya Anda memiliki lembaga pelatihan SEO, maka Anda harus mengetahui setiap kata, frase, dan kalimat terkait layanan pelatihan ini yang paling banyak dipakai di pencarian. Misalnya jika untuk pencarian kursus search engine optimization didapat kata kunci kursus seo yang paling sering dipakai oleh para pengguna internet, maka Anda harus memastikan halaman web terkait di situs Anda memiliki elemen-elemen web yang mengandung frase ini.

Biasanya kata kunci untuk sebuah halaman web sekitar 1 – 3 kata kunci saja. Satu kata kunci utama dan yang lainnya adalah kata kunci tambahan. Misal dalam contoh ini: kursus seo adalah kata kunci utama, sedangkan kursus seo online dan kursus seo terbaik adalah dua kata kunci tambahan atau kata kunci pendukungnya (sering juga disebut kata kunci turunan karena biasanya kata kunci tambahan atau kata kunci pendukung ini diambil dari kata kunci utama).

2.1 Alat-alat Untuk Melakukan Riset Kata Kunci

Perangkat riset kata kunci SEO.

Alat untuk melakukan riset kata kunci yang umum dan gratis adalah Google Keyword Planner dan Google Trends. Selain itu tersedia juga perangkat bantu tambahan lain yang juga gratis seperti Ubersuggest dan Soovle. Untuk lebih detailnya mengenai riset kata kunci, akan dituliskan di artikel tersendiri mengenai riset kata kunci. (Misalnya seperti pembahasan di artikel ini.)

2.2 Tujuan Melakukan Riset Kata Kunci

Inti tujuan dari melakukan riset kata kunci adalah Anda bisa menemukan kata-kata (yang disebut dengan kata kunci-kata kunci) yang paling cocok menggambarkan produk atau jasa di situs web Anda yang paling sering digunakan oleh para pengunjung di internet untuk mencari produk atau jasa sejenis. Inilah tujuan utama melakukan riset kata kunci.

Catatan: Proses selanjutnya kata kunci-kata kunci hasil riset ini nanti harus diletakkan di beberapa elemen penting di situs atau halaman web Anda dan didapatkan sebagai teks jangkar dari tautan situs eksternal yang mengarah ke situs atau halaman web Anda. Dan hal ini sudah masuk ke jenis optimisasi pada search engine optimization yang pertama yaitu: Optimisasi Halaman (SEO On-Page). Jadi tanpa adanya riset kata kunci, Anda tidak bisa memulai optimasi dengan baik dan benar.

3. Jenis-jenis Optimisasi Pada Search Engine Optimization

Setelah panjang-lebar berteori dengan beberapa ilustrasi di atas, atau sudah ada beberapa kata kunci (hasil dari proses riset kata kunci) dalam genggaman Anda, mungkin Anda sekarang punya pertanyaan: “Jadi bagaimana cara terbaik saya untuk melakukan SEO?

Good question!

Secara umum, ada dua jenis optimisasi. Yang pertama adalah Optimisasi Halaman atau Optimisasi Di-Halaman (SEO On-Page) dan yang kedua adalah Optimisasi Di Luar-Situs (SEO Off-Site).

Namun secara lengkap sebenarnya ada 2 jenis optimisasi lainnya yang seringkali dipisahkan dari dua jenis optimisasi utama. Dua optimisasi lainnya tersebut adalah Optimisasi Domain dan Optimisasi Kata Kunci dan Lainnya. Bersama-sama Optimisasi Luar-Situs, kedua jenis optimisasi ini termasuk dalam kategori optimisasi tingkat lanjut.

Berdasarkan informasi di atas, berikut ini pembagian jenis optimisasi berdasarkan tingkat kesulitannya:

  1. Optimisasi Tingkat Dasar
    • SEO On-Page
  2. Optimisasi Tingkat Lanjut
    • SEO Off-Site
    • SEO Domain
    • SEO Kata Kunci dan Lainnya

Empat jenis optimasi SEO 2.

3.1 Optimisasi Halaman (SEO On-Page)

Optimisasi Halaman (SEO On-Page atau Optimasi On-Page) adalah proses di mana Anda melakukan perubahan di halaman web Anda agar halaman tersebut menurut mesin pencari menjadi relevan dengan kata kunci yang dicari oleh pengguna di internet. Optimasi jenis ini termasuk kategori Optimisasi Tingkat Dasar.

Misalnya sebagaimana ilustrasi sebelumnya, saya pemilik situs web Raya Studio. Setelah saya melakukan riset kata kunci, saya mendapatkan kata kunci utama kursus seo dan kata kunci pendukung kursus seo online.

Cara melakukan optimisasi halaman adalah dengan memastikan kata kunci-kata kunci tersebut berada di bagian-bagian halaman web berikut ini:

  1. Nama domain (jika memungkinkan, untuk kata kunci pendek)
  2. Title tag (tag judul)
  3. Meta description tag
  4. Kategori dan sub-kategori halaman
  5. URL
  6. Breadcrumbs
  7. Headings (h1, h2, h3, dan seterusnya)
  8. Image dan Image slider (nama file dan alt text)
  9. Isi halaman (body copy), berupa kata kunci tersebut dan kata yang terkait seperti sinonom-sinonimnya dan variasi kata bentukannya.
  10. Tautan eksternal ke situs otoritas seperti perusahaan-perusahaan dan organisasi-organisasi yang penting

Sekali lagi, tujuan Optimisasi Di-Halaman ini adalah agar halaman web Anda relevan (atau sangat-sangat relevan) terhadap kata kunci yang dicari oleh pengguna internet sehingga waktu pengguna berada di halaman web Anda semakin lama (dan hal ini semakin baik!). Juga kembalinya lagi pengunjung lama ke halaman web Anda tersebut menandakan web Anda relevan, unik, dan memiliki informasi yang bernilai, mendalam, yang dibutuhkan pengunjung situs web Anda sesuai kata kunci yang sudah Anda sebar di elemen-elemen halaman web Anda tersebut.

Karena Optimasi On-Page ini terkait dengan bahasa HTML, script blogger atau php untuk WordPress, maka diperlukan pemahaman mengenai bahasa HTML, blogger tag, atau php agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan Optimisasi Halaman. Salah satu situs yang bagus untuk belajar HTML adalah Prothelon. Atau Anda juga bisa mengikuti pelatihan Paket SEO Blogspot atau WordPress di Wahyu Studio / Raya School SEM & SEO Management untuk sekalian mempelajari HTML dan bahasa pemprograman web lain yang diperlukan untuk melakukan Optimasi On-Page.

3.1.1 Contoh Hasil Optimasi On-Page

Gambar di bawah ini adalah sebuah contoh sederhana peletakan kata kunci yang sudah didapat sebagaimana yang diilustrasikan di atas, yaitu kata kunci kursus seo (kata kunci utama) dan kursus seo online (kata kunci tambahan) di beberapa elemen halaman web seperti URL, heading h1, dan body text berupa tautan di menu navigasi utama. Inilah contoh hasil dari Optimisasi Di-Halaman atau SEO On-Page.

780x396-ilustrasi-seo-meletakkan-kata-kunci-di-elemen-elemen-halaman-web

3.1.2 Yang Harus Dihindari Saat Melakukan Optimasi On-Page

Optimasi di halaman on-page SEO black hat.

Saat melakukan optimisasi di-halaman, sikap yang diambil haruslah proporsional dan profesional, tidak berlebih-lebihan. Karena kalau tidak, maka boro-boro Anda mendapat nilai yang positif dari aktifitas optimasi on-page Anda, malahan situs atau halaman web Anda itu bisa-bisa mendapatkan filtering (peringkat melorot), diganjar penalty (tidak ditampilkan di mesin pencarian untuk sementara sampai Anda meminta kepada Google untuk mengembalikannya di hasil pencarian), atau bahkan di-banned (situs dilarang atau dibuang dari indeks mesin pencari kalau terus menerus ketahuan Google melakukan pelanggaran optimisasi di-halaman).

Aktifitas yang berlebihan atau melampaui batas ini, biasanya karena para SEO melakukan optimisasi hanya untuk mesin pencari (yang acapkali melanggar ketentuan dan aturan Google), bukan pengunjung internet . Praktek optimisasi di-halaman yang terlarang ini dinamakan praktek black hat (topi hitam).

Contoh Aktifitas Black Hat Pada Optimasi On-Page:

  1. Penggunaan kata kunci yang berlebihan di elemen-elemen situs atau halaman web (keyword stuffing)
  2. Menggunakan warna huruf yang sama dengan warna background halaman web (hidden texts)
  3. Membuat isi halaman web dengan alat bantu secara otomatis (auto generated content atau AGC),
    • misalnya: menduplikasi artikel dengan alat bantu perangkat lunak tanpa mengecek kualitasnya lagi artikel-artikel yang baru (content spinning)
    • membuat halaman web dengan mengambil potongan-potongan teks atau gambar dari situs-situs lain bukan miliknya (content stealing) lalu menggabungkannya menjadi halaman web miliknya (content scrapping)
  4. Menyalin isi milik orang lain (plagiarism)
  5. Membuat halaman yang berbeda untuk mesin pencari dan pengunjung (cloaking)
  6. Mengganti isi halaman secara keseluruhan setelah halaman tersebut mendapat ranking di SERP (swapping)
  7. Membuat sebuah halaman-halaman khusus untuk menarik perhatian mesin pencari, namun mengarahkan pengunjung manusia ke halaman yang lain (doorway pages)
  8. Teknik-teknik black hat optimasi on-page lain yang dilarang Google (lihat https://support.google.com/webmasters/answer/35769?hl=id)

Jadi Anda harus sangat berhati-hati saat menjalankan aktifitas optimisasi halaman Anda, jangan sampai tidak proporsional, tidak profesional, tidak etis, tidak fair, merugikan orang lain, dan akhirnya merugikan diri sendiri.

3.2 Optimisasi Luar-Situs (SEO Off-Site)

Optimisasi Luar-Situs (SEO Off-Site atau Optimasi Off-Site) adalah proses di mana Anda melakukan peningkatan nilai (popularitas) pada faktor-faktor di luar situs Anda yang mempengaruhi peringkat halaman web Anda sesuai kata kunci yang Anda bidik.

Mengapa hal yang di luar situs menjadi penting bagi mesin pencari?

Ilustrasi I

Bayangkan jaman old school dahulu pada saat pemilihan ketua kelas melalui pemungutan suara seluruh murid di kelas. Dari 3 kandidat terpilih, seluruh murid menuliskan pilihan mereka di atas secarik kertas. Murid A memilih kandidat no.1, murid B memilih kandidat no. 3, dan seterusnya. Setelah semua kertas terkumpul, maka dibacakanlah semua isi kertas tersebut. Diantara ketiga kandidat ketua kelas itu, siapa yang meraih suara (pilihan/vote) terbanyak dan disetujui oleh bapak/ibu guru, maka dialah yang berhak menjadi ketua kelas.

Ilustrasi pemilihan ketua kelas.

Suara/pilihan/vote dalam pemilihan ketua kelas di atas dalam search engine optimization disebut juga dengan backlink (tautan balik).

Backlink

Definisi backlink versi Wikipedia Bahasa Inggris (diterjemahkan ke bahasa Indonesia):

Backlink, juga dikenal sebagai link masuk, inbound link, inlink, dan link balik (atau tautan-balik), adalah link (atau tautan) yang masuk ke sebuah situs web atau halaman web. Dalam terminologi dasar link, backlink adalah link apapun yang diterima oleh sebuah node web (halaman web, direktori, situs web atau domain tingkat atas) dari node web lain.

Inbound link yang awalnya penting (sebelum munculnya search engine) sebagai dasar navigasi web; hari ini, kepentingannya terletak pada peringkat dari Search Engine Optimization (SEO). Jumlah dan kualitas backlink adalah salah satu indikasi popularitas atau pentingnya sebuah website atau halaman (misalnya, ini digunakan oleh Google untuk menentukan PageRank dari halaman web). Di luar optimasi on-page, backlink halaman web mungkin kepentingan pribadi, budaya atau semantik signifikan: mereka menunjukkan siapa yang membuat perhatian ke halaman tersebut.”

Itulah definisi dari Wikipedia. Memang awalnya agak membingungkan bagi yang baru mempelajari mengenai Optimasi Off-site. Maka untuk lebih jelasnya kita analogikan ilustrasi pemilihan ketua kelas tadi dengan arti tautan atau backlink ini.

Ilustrasi II

Sekarang bayangkan ada 3 buah situs web terbaik dari sisi harga dan kualitas pelayanan yang sama-sama menawarkan kursus seo. Ketiga situs itu adalah situs milik Anda, situs milik saya, dan situs milik orang ketiga tak dikenal. Karena ketiga situs itu memiliki isi yang berkualitas maka banyak situs-situs lainnya menaut-balik (backlinking) ke ketiga situs tersebut. Katakanlah situs Anda mendapat tautan balik dari situs web komunitas optmasi mesin pencari di Sumatera. Situs saya banyak mendapat tautan balik dari situs web blog-blog pemerhati dan praktisi optimasi mesin pencari, dan situs orang ketiga tak dikenal mendapat banyak tautan balik dari situs web forum-forum komunitas pengajian Islam.

SEO backlink.

Analogi dengan pemilihan ketua kelas melalui pemungutan suara sebelumnya, maka untuk menentukan siapa yang menjadi nomer satu untuk pencarian kata kursus seo misalnya, Google akan menghitung jumlah dan kualitas backlink atau tautan balik (analogi dengan suara atau vote seluruh murid) ke ketiga situs search engine optimization tersebut. Setelah perhitungan kualitas dan kuantitas backlink tersebut selesai (ditambah dengan faktor-faktor lainnya dari setiap situs SEO tersebut yang juga diperhitungkan Google), maka Google barulah bisa menentukan situs mana yang menjadi nomer 1, nomer 2, nomer 3, dan seterusnya di hasil pencarian kata kunci kursus seo. Sama persis dengan mekanisme pemilihan ketua kelas yang sudah diilustrasikan sebelumnya.

Dari analogi di atas dapat dipahami bahwa peningkatan nilai luar-situs (atau popularitas) situs/halaman web Anda dilakukan dengan membangun atau mendapatkan backlink dari situs-situs lain (di luar situs Anda) yang menaut (me-link) ke situs/halaman web Anda tersebut. Situs penaut dengan otoritas tinggi dan memiliki kategori yang sama dengan situs web Anda, akan memberikan nilai optimasi off-site yang tinggi dibandingkan dengan yang selainnya.

Cara Cepat

  1. Backlink dari situs web social bookmarking (Lintas.me, Google bookmark, Digg, dan lainnya)
  2. Backlink dari media social (Facebook, Tweeter, Google+, Youtube, dan lainnya)
  3. Backlink dari forum-forum online (Kaskus, Merdeka, Detik, Bersosial, Kompas, dan lainnya)
  4. Backlink dari komentar di blog (blog walking atau blog commenting)
  5. Backlink dari directory web
  6. Backlink dari artikel-artikel yang Anda publish di situs-situs artikel
  7. Backlink dari atribut-atribut profile di situs Web 2.0 (Blogspot, WordPress, Blog Detik, Weebly, dan lainnya)
  8. Dan lain-lain

Cara Terbaik

Membuat isi halaman web Anda yang unik, berkualitas tinggi (valuable), dan layak untuk dibagikan (shareable) sehingga halaman web Anda tersebut menjadi acuan, dishare, dan ditaut oleh situs lain yang berotoritas atau di bidang yang sama dengan situs Anda secara alami bahkan tanpa Anda minta.

Viral content.

3.2.2 Bagaimana Melihat Hasil Optimisasi Optimasi Off-Page Anda?

Untuk mengecek apakah Optimisasi Luar-Situs Anda mulai membuahkan hasil, salah satu caranya adalah dengan melakukan cek di Google Search Console (sebelumnya bernama Google Webmaster Tool).
Google webmaster tools links to your site.

Dari gambar di atas bisa terlihat berapa jumlah total tautan (links) ke situs Anda (kuantitas), situs apa saja yang menaut (kualitas), dan informasi relevan lainnya.

3.2.3 Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Optimasi Off-Page

Dalam melakukan optimisasi luar-situs (optimasi off-page), ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dijaga supaya mendapat nilai tautan yang optimal. Sebab kalau tidak, maka mesin pencari akan menilai aktifitas optimisasi luar-halaman ini masuk kategori black-hat SEO.

Poin-poin penting itu adalah:

  1. Keberagaman atau variasi sumber tautan-balik (link diversity)
    • Domain yang berbeda. Variasikan membangun tautan balik dari berbagai situs yang berbeda-beda, jangan hanya dari 1 atau 2 situs saja. Beragam sumber tautan balik dapat Anda lihat kembali di bagian sebelumnya: Bagaimana Cara Mendapatkan Tautan Balik? Cara Cepat
    • Hirarki situs luar yang berbeda. Dapatkan tautan balik eksternal baik dari halaman depan situs web (homepage atau root domain) dan juga dari isi situs web (content). Persentase situs web : isi adalah sekitar 40:60.
    • Hirarki situs internal yang berbeda. Dapatkan tautan balik ke halaman depan situs web Anda sekitar 20% – 50% dan selebihnya tautan balik ke halaman-halaman web Anda yang lain (deep atau inner pages).
    • Page Authority (PA) dan Domain Authority (PA) yang berbeda-beda. Jangan mendapatkan tautan balik hanya dari situs ber-PA tinggi saja atau ber-PA rendah saja. Tapi bervariasi. Begitu juga dengan DA.
    • Follow vs no-follow. Persentase jenis tautan follow sekitar 60% – 90% dan no-follow sekitar 10% – 40%. Jangan sampai semua tautan balik berjenis follow saja atau no-follow saja.
    • Variasi alamat internet (IP address) dan blok jaringan komputer atau subnet yang berbeda (C blocks) dengan IP server yang menginangi situs Anda. Tautan yang baik dan alami tidak hanya berasal tetangga (situs dengan blok jaringan yang sama), tapi juga harus dari luar blok, kalau perlu sejauh-jauhnya asal dari lingkungan / blok jaringan yang positif (di blok tersebut tidak dikuasai oleh penghuni situs-situs judi, porno, penebar kebencian, miras, dan lain-lain).
  2. Keberagaman atau variasi teks jangkar (anchor text)
    • Kata kunci tepat (exact match) maksimal 18%
    • Kata kunci tidak tepat (phrased match) maksimal 16%
    • Brand perusahaan, professional, atau personal maksimal 31%
    • URL original (naked url) maksimal 18%
    • Lain-lain (klik di sini, sumber, more…, dan lainnya) maksimal 17% Distribusi teks jangkar alami natural acnhor text distribution.
      • Catatan: Tidak ada angka pasti yang paling benar untuk persentase variasi teks jangkar (anchor texts) di poin-poin di atas. Yang penting adalah keberagaman atau variasi teks jangkar yang mengarah ke situs atau halaman web Anda. Karena kalau tidak bervariasi, mesin pencari akan memberikan nilai off-site negatif ke situs atau halaman web Anda. Misalnya terlalu banyak teks jangkar dengan kata kunci tepat (exact match) lebih dari 90% (yang standarnya maksimal 18%), maka hal ini disebut over optimisasi dan berakibat negatif bagi ranking situs atau halaman web Anda.
  3. Sumber tautan balik yang relevan bidangnya dengan topik atau tema situs Anda
    Jika misalnya Anda situs memasarkan produk tour and travel, maka dapatkanlah tautan balik dari situs sejenis, misalnya situs Dinas Pariwisata, perhotelan, atau tour & travel lainnya. Tautan seperti ini bernilai lebih tinggi dibandingkan situs Anda tersebut mendapat tautan balik dari situs yang tidak relevan bahkan bernilai negative seperti situs taruhan judi, miras, dan sejenisnya.
  4. Konteks tautan balik
    Walaupun sebuah tautan balik berasal dari situs luar yang setopik dengan situs Anda, belum tentu halaman tempat tautan tersebut berasal juga memiliki konteks yang sama dengan halaman web Anda. Maka harus dicek hal ini karena kalau tautan balik tersebut berasal dari halaman dengan konteks yang sama dengan halaman web Anda, maka nilai tautan ini tinggi. Misalnya tautan balik dari situs Dinas Pariwisata di halaman “Pariwisata Domestik” menuju ke halaman web “Paket Tour Domestik” Anda akan memiliki nilai lebih dibandingkan menuju ke halaman web “Tour Eropa” Anda. Nilai penting hal ini adalah nanti ketika pengunjung situs Dinas Pariwisata mengetahui tautan itu tidak kontekstual, dia tidak akan mengkliknya. Jadi tidak ada validasi tautan dengan bukti klik dari pengunjung (unpopular link). Kalaupun pengunjung mengklik karena teks jangkar (anchor text) yang samar, maka jelas pengunjung tidak akan berlama-lama di halaman “Tour Eropa” Anda karena dia tidak mencari tour muslim mancanegara. Dan akhirnya waktu pengguna di halaman tersebut menjadi rendah (sinyal negatif bagi mesin pencari).
  5. Kualitas tautan balik
    Sumber tautan harus juga berasal dari situs-situs web yang berkualitas tinggi (memiliki otoritas halaman/PA dan otoritas domain/DA yang tinggi). Karena tingginya PA dan DA sumber tautan akan sangat mempengaruhi bobot penilaian mesin pencari tatkala memberikan ranking ke situs atau halaman web tertaut tersebut.
  6. Kuantitas tautan balik
    Semakin banyak tautan yang berkualitas, akan semakin baik. Variasi sumber tautan dari yang berkualitas tinggi, kualitas menengah, dan kualitas rendah mungkin diperlukan agar ada keberagaman sumber tautan dalam hal kualitas.
  7. Rentang waktu aktifitas membangun tautan balik
    Proses optimisasi luar-situs atau optimasi off-site ini harus dilakukan secara bertahap yang penting berkelanjutan, misal setiap hari atau setiap minggu. Seperti contohnya setiap hari membangun atau mendapatkan sekitar 10 tautan saja. Karena mesin pencari akan melihat hal yang tidak alami dan memberikan penilaian negatif jika Anda dalam satu hari mendapatkan 10,000 tautan karena hal itu dianggap tidak alami dan sebagai usaha untuk menipu mesin pencari untuk mendapatkan ranking.

Walaupun tidak semua hal dituliskan di sini, namun kira-kira itulah beberapa hal penting utama yang sangat harus diperhatikan saat Anda melakukan optimisasi luar-situs. Karena nilai-nilai luar situs bisa kita analogikan sebagai tingkat popularitas karena terbangunnya reputasi (baik positif atau negative) akibat dari voting, aliran otoritas, dan aliran kepercayaan (trust) berupa tautan/voting dari luar situs Anda, maka Anda harus sangat memperhatikan nilai-nilai atau penilaian dari luar situs Anda ini. Jangan sampai tidak terjaga sehingga situs Anda mendapat penilaian buruk dari mesin pencari.

4. Proses-proses SEO

Setelah Anda memahami OMP per definisi, istilah-istilah OMP, tujuan, manfaat, dan keuntungan OMP, serta jenis-jenis optimisasi pada OMP, maka mungkin pertanyaan Anda sekarang adalah: “Apa saja proses-proses search engine optimization dan bagaimana mempraktekkan proses-proses tersebut dengan tepat untuk melakukan optimasi yang baik itu?”

Ada banyak cara yang dipakai para SEO dalam melakukan aktifitas optimasi. Misalnya ada yang melakukan analisa dan riset kata kunci, melakukan optimisasi domain, melakukan optimisasi kata kunci, optimisasi halaman, dan optimisasi luar-situs. Banyak para SEO yang sukses dengan cara standar ini jika dilakukan dengan teliti.

Namun, sebagaimana pendekatan standar yang umum dalam melakukan suatu aktifitas untuk membuat atau mendapatkan sesuatu yang baru, dan dalam hal ini yaitu mendapatkan ranking yang terbaik bagi situs web Anda dan akhirnya keuntungan SEO yang Anda bidik, maka proses yang paling tepat adalah dengan menerapkan fase-fase manajemen proyek untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan SEO. Fungsi pendekatan manajemen proyek ini adalah untuk mengetahui semua yang diperlukan dan tidak diperlukan sebelum memulai pekerjaan, sehingga akan meningkatkan potensi keberhasilan pekerjaan atau proyek optimasi mesin pencari Anda.

Adapun fase-fase dalam manajemen proyek adalah sebagai berikut:

  1. Inisiasi
  2. Perencanaan
  3. Pengerjaan
  4. Pemantauan dan Pengendalian
  5. Penutupan

Mengapa menggunakan fase-fase manajemen proyek dalam pengerjaan SEO? Karena manajemen proyek adalah suatu disiplin ilmu yang sudah diterima di dunia sebagai best practices dalam menerapkan proses-proses yang paling tepat untuk menghasilkan sesuatu yang baru, apapun itu, dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks. Sebagai contoh, semua pengerjaan infrastruktur, desain otomotif, pelaksanaan event-event oleh EO, bahkan riset dan penerbangan antariksa semuanya adalah hasil dari manajemen proyek.

Jika untuk hal yang kompleks saja manajemen proyek mampu dijadikan alat yang tepat untuk merealisasikan setiap tujuan, apalagi untuk optimasi mesin pencari tentunya. Inilah salah satu sebabnya situs ini bernama semseomanagement.com di mana semua pelatihan dan praktek IT dan internet marketing dikerjakan dengan prinsip-prinsip dan pendekatan manajemen proyek.

Itulah sebabnya penerapan disiplin ilmu manajemen proyek bagi pekerjaan optimasi Anda adalah sangat penting agar Anda memiliki arah dan acuan sehari-hari mengenai apa yang sudah Anda kerjakan, apa yang sedang Anda kerjakan, dan apa yang harus dikerjakan selanjutnya. Sehingga Insya Allah tujuan, manfaat, dan keuntungan dari aktifitas optimasi Anda tercapai dengan baik dalam koridor waktu, biaya, dan ruang lingkup kerja yang sudah direncanakan sebelumnya. Search Engine Optimization menjadi lebih mudah dengan penerapan ilmu manajemen proyek.:)

5. Sejarah OMP

 Untuk lebih jelasnya mengenai sejarah OMP, dapat Anda baca di Sejarah SEO (Wikipedia).

6. Kesimpulan

Berikut kesimpulan mengenai apakah SEO itu:

  1. Search Engine Optimization merupakan proses membuat situs web atau halaman web Anda berada pada halaman pertama di SERP berdasarkan kata kunci yang ditargetkan. SEO juga bisa berarti profesi dan penerang kata benda.
  1. Search Engine Optimization merupakan sebuah bidang atau bagian dari internet marketing. Bidang internet marketing lain yang utama adalah iklan Pay-Per-Click (PPC) dan sosial media. Dan bidang internet marketing lainnya adalah Web Analytics, Conversion Rate Optimization (CRO), mobile marketing, content marketing, dan display marketing.
  1. Istilah-istilah umum dalam optimasi mesin pencari misalnya kata kunci (keyword), halaman hasil mesin pencari / search engine result page (SERP), posisi atau peringkat (ranking), lalu-lintas kunjungan ke situs (traffic), alami (natural), berbayar dan tidak-berbayar (paid dannon-paid), organik dan non-organik (organic dan non-organic), optimisasi (optimization).
  1. SEO adalah hasil pencarian utama dan nonSEO adalah hasil pencarian tambahan atau sementara (walaupun keuntungan Google bisa dikatakan adalah dari nonSEO yang berbayar).
  1. Tidak ada “SEO non-organik” karena semua SEO adalah organik atau alami (tumbuh dan berkembang dari kecil menjadi besar).
  1. Search Engine Optimization memiliki tujuan dasar, tujuan utama, manfaat, dan keuntungan yang bernilai tinggi. Keberhasilannya diukur dengan rasio Total Biaya SEO / Total Keuntungan SEO. Jika nilai rasio keberhasilan ini di bawah 1, berarti aktifitas belum optimal.
  1. Mesin pencari web atau sering disebut mesin pencari (search engine) adalah program komputer yang digunakan untuk mencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia di web. Contoh mesin pencari utama adalah Google, Yahoo, Bing, Yandex, dan Baidu.
  1. Jenis penargetan search engine optimization bisa berupa pencarian web, gambar, video, berita, lokal, dan akademik. Tersedia juga operator pencarian tingkat lanjut untuk berbagai mesin pencari utama.
  1. Jenis-jenis optimisasi pada SEO yang utama adalah:
    • Optimisasi Halaman (SEO On-Page)
    • Optimisasi Luar-Situs (SEO Off-Site)

Sedangkan optimisasi lainnya adalah Optimisasi Domain dan Optimisasi Kata kunci dan Faktor Lainnya.

  1. Strategi terbaik mengerjakan proses-proses SEO adalah dengan menggunakan pendekatan manajemen proyek, atau kalau tidak, harus melakukan optimisasi-optimisasi standar (KW research, analisis kompetitor, SEO on-page, SEO off-page, dan seterusnya) secara teliti dan terencana.

7. Lain-lain terkait SEO

7.1 Video-video (Youtube)

Cara Memulai Bisnis Online | Belajar Search Engine Optimization | Apa itu OMP?

Video Lainnya (Bahasa Indonesia)

Video Lainnya (Bahasa Inggris)

7.2 Wikipedia

Bahasa Indonesia

Bahasa Inggris

7.3 Pencarian Terkait Tentang OMP

Semoga bermanfaat dan sukses dalam dunia per-SEO-an Anda. Salam hangat selalu dan happy SEOing!




Wahyu Dian Purnomo
Wahyu Dian Purnomo, ACA, SCP, CSSQ, CPAC, CCFC, CAPM, ITIL, MCPD, MCTS, MCP, CCDA, CCNA, adalah praktisi dan trainer Internet Marketing, IT, IT/IM Project Management, motivator gaya hidup sehat, pengobatan pencegahan, anti aging, active aging, nutrisi lengkap dan seimbang, investasi, motivasi, hukum, administrasi, bisnis ekonomi, fisika, biologi, dan spiritual. Dengan metodologi dan teknik pembelajaran yang sistematis dan mudah dicerna, semua hal bisa dengan cepat dipahami dan diaplikasikan. Aamiin.

Most Popular

Inilah Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia 2020

Top Ten Orang Tertajir 2020 1. Jeff Bezos, Internet marketing (amazone)2. Bill Gates, Information...

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2020 di Seluruh Indonesia

Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan 1 Ramadhan 1441 Hijriah/2020 Masehi jatuh pada hari Jumat (24/4/2020) dan Binmas Islam telah mengeluarkan Jadwal...

Statistik Covid-19 di Dunia dan Setiap Negara

Data Statistik Covid-19 di Indonesia (sebelumnya):Silahkan refresh halaman ini untuk melihat data terbaru.

Apa itu Internet Marketing? (+Definisinya)

(Untuk Pemula Sampai Manula!) Seri Belajar Internet Marketing Tingkat Pemula, Menengah, sampai Lanjut! (Usia Anda atau Web Anda?)   1. Pengenalan Apa itu Internet Marketing Sebenarnya, apa itu...

Recent Comments

    Covid-19 Statistik

    Informasi Real Time